Apakah Doa itu?

Kehidupan manusia tidak terlepas dari doa. Mungkin bukan doa seperti yang bersifat ritual yang didefinisikan oleh kaum agamawan. Pdt. Andar Ismail menggambarkan doa sebagai Berkeluh Kesah, Berlutut, Berkata, Berharap, Bersorak-sorai, Bersujud, Berseru, Bersyukur, Memuji, Memuja, Meratap, Menggadu, Mengaduh, Menengadah, Meminta, Menyembah, Mengagungkan, Memanggil, Merindu, Mencari, Mengangkat Jiwa, Menantikan dan Hati Meluap.

Alkitap sering menggambarkan doa sebagai Berunding dengan Tuhan, Menawar Keputusan Tuhan dan Memprotes Tuhan.

Doa sebagai bentuk Perundingan dengan Tuhan, dilakukan oleh Raja Hizkia yang tercatat dalam kitap  II Raja-Raja 19 : 14 – 19. Hizkia yang arti namanya “Yahwe adalah kekuatanku”, adalah seorang Raja Yehuda menggantikan ayahnya, Raja Ahas, ketika ia berumur 25 tahun. Berbeda dengan ayahnya, ia dikenal sebagai seseorang yang melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Diceritakan bahwa dalam tahun pemerintahannya yang ke 14, seluruh kota di Yehuda, termasuk Yerusalem, diserbu dan berhasil direbut oleh raja Asyur yang baru,  bernama Sanherib.  Hizkia menyerah dan bersedia menanggung beban yang diberikan oleh Asyur. Ia memberikan segala perak dan emas yang terdapat dalam rumah Tuhan serta dalam istana raja. Namun di dalam Yerusalem,  Asyur mencemooh Allah Israel dan berkata sombong kepada pegawai-pegawai Hizkia. Raja Hizkia berdoa di hadapanNya, ia melakukan perundingan dengan Tuhan supaya diselamatkan ia dan seluruh negerinya. Sebelum mengucapkan permohonannya, ia terlebih dahulu memaparkan situasi yang terjadi pada pada negeri-negeri yang tidak memilih Tuhan sebagai Allah mereka.

Abraham juga pernah Menawar Keputusan Allah. Dalam kitap Kejadian 18 : 23 – 33, ia pernah melakukan tawar menawar terhadap mengenai rencana akan dibinasakan kota Sodom. Pada awalnya Abraham meminta Tuhan untuk tidak memusnahkan kota Sodom, jika saja ada 50 orang benar di dalamnya. Tuhan mengabulkan permintaan Abraham. Kemudian Abraham melakukan tawar menawar kembali dengan Tuhan, sampai pada akhirnya ia meminta jika saja hanya ada 10 orang benar berada di kota Sodom. Tuhan tetap mengabulkan permohonan Abraham yang menawar dari 50 orang benar menjadi 10 orang benar.

Dalam perjalanan mengikut Tuhan, kita seringkali merasa bahwa Tuhan tidak di pihak kita dan meninggalkan kita. Hal itu juga dirasakan oleh Ayub.  Ayub yang dikenal sebagai orang yang saleh, mendapat cobaan yang berat.  Semua anak laki-laki dan perempuannya meninggal, seluruh harta bendanya habis dan ia juga mendapatkan penyakit dimana seluruh badannya dari telapak tangan sampai kepalanya membutuh. Dalam Kitap Ayub 13, ia marah dan Protes kepada Tuhan. Pencobaan yang menimpanya membuat  Ayub membela diri di hadapan Tuhan. Ia sudah berusaha hidup saleh dan benar di mata Tuhan, namun mengapa Tuhan justru mengijinkan pencobaan menimpanya.

Kehidupan doa saya sudah lama tidak baik. Doa-doa saya lebih banyak berisi gerutuan serta kebimbangan. Selain itu, saya sudah lama sekali merasa tidak layak untuk meminta sesuatu yang “besar” kepada Tuhan. Saya merasa masih banyak melakukan kesalahan dan kesombongan diri, sehingga saya merasa kurang layak untuk meminta sesuatu. Namun terkadang, sikap saya cenderung apatis akan terkabulnya doa-doa saya. Saya sudah beberapa kali mengalami kekecewaan terhadap doa-doa saya yang tidak terkabul.  Kepahitan-kepahitan itu justru muncul dari keinginan-keinginan dan harapan-harapan saya yang tidak terjangkau. Mungkin kini saatnya saya harus memulai memperbaiki kehidupan doa saya, entah itu akan dimulai dengan memprotes-Nya, merundingkan hidup saya dengan-Nya, ataupun dengan melakukan Tawar Menawar dengan-Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s