Peran Orang tua dalam Mengembangkan Karakter Anak

Orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam mengembangkan karakter anak yang positif. Mengapa? Karena dari masa kelahiran sampai memasuki masa sekolah hampir seluruh waktu anak berada dalam lingkungan keluarganya. Dalam keluarga, nilai-nilai etika diajarkan untuk pertama kali. Namun demikian perlu diingat bahwa dalam mengembangkan karakter anak sangat dipengaruhi oleh usia perkembangan anak.

Fase usia 0-3 tahun . Peran orangtua begitu besar, karena landasan moral dibentuk pada umur ini. Cinta dan kasih sayang dari orangtua sangat dibutuhkan anak sepanjang fase ini. Memasuki usia 2-3 tahun, anak sudah dapat diperkenalkan pada sopan santun serta perbuatan baik-buruk. Biasanya anak pada usia ini mencoba-coba melanggar aturan dan agak sulit diatur, sehingga memerlukan kesabaran orangtua.

Fase 0 (usia 4 tahun). Anak mengalami fase egosentris. la senang melanggar aturan, memamerkan diri, dan memaksakan keinginannya. Namun anak mudah didorong untuk berbuat baik, karena ia mengharapkan hadiah (pujian) dan menghindari hukuman. la sudah memiliki kemampuan berempati.

Contoh pendidikan karakter yang sesuai untuk anak seusia ini : memberikan pujian agar anak berperilaku baik dan memberikan arahan yang jelas (“Anak yang baik, tidak akan memukul temannya.”), memberikan aturan atau sanksi yang jelas (“Anak yang berteriak tidak sopan, tidak akan mendapat kesempatan menggambar di papan tulis.”).

Fase 1 (umur 4,5-6 tahun). Anak-anak lebih penurut dan bisa diajak kerja sama, agar terhindar dari hukuman orangtua. Anak sudah dapat menerima pandangan orang lain, terutama orang dewasa; bisa menghormati otoritas orangtua/guru; menganggap orang dewasa maha tahu; senang mengadukan teman-temannya yang nakal. Namun jika pada fase ini perilakunya masih seperti fase 0 berarti perkembangan karakternya tidak optimal.

Anak-anak pada fase ini sangat mempercayai orangtua/ guru, sehingga penekanan pentingnya perilaku baik dan sopan akan sangat efektif. Namun pendidikan karakter pada fase ini harus memberi peluang pada anak untuk memahami alasan-alasannya. Orangtua tidak cukup hanya mengatakan, misalnya, “Mencuri itu tidak baik.” Namun juga perlu memberikan perspektif “Bagaimana kalau kawanmu mencuri mainan kesukaanmu?”.

Fase 2 (usia 6,5 – 8 tahun). Anak merasa memiliki hak sebagaimana orang dewasa; tidak lagi berpikir bahwa orang dewasa bisa memerintah anak-anak; mempunyai potensi bertindak kasar akibat menurunnya otoritas orangtua/ guru dalam pikiran mereka; mempunyai konsep keadilan yang kaku, yaitu balas-membalas (“Kalau si A berbuat baik pada saya, saya akan baik pada dia”); memahami perlunya berperilaku baik agar disenangi orang lain; sering membanding-bandingkan dan minta perlakuan adil.

Bagaimana mengajarkan pendidikan karakter pada anak usia ini? salah satunya dengan memberikan pengertian betapa pentingnya “cinta” dalam melakukan sesuatu, tidak semata-mata hanya karena prinsip timbal balik. Selain itu, perlu menekankan nilai-nilai agama yang menjunjung tinggi cinta dan pengorbanan.  Anak bisa diajak untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, dengan begitu ia akan memahami bagaimana perasaan orang. Keadaan  ini juga dapat menumbuhkan sikap empati dari sejak usia dini.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah membantu anak berbuat sesuai dengan harapan-harapan orang tua, tidak semata karena ingin dapat pujian atau menghindari hukuman. Selain itu, perlu diciptakan hubungan yang mesra dalam keluarga, agar anak menjadi peduli terhadap keinginan dan harapan-harapan orang tua. Sikap yang juga tidak kalah penting adalah memperluas rasa sayang  ke luar keluarga, yakni terhadap sesama. Orang tua dapat memberikan contoh perilaku dalam hal menolong dan peduli pada orang lain.

(dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s