Masalah Perkembangan pada Masa Pre-School

Pada masa preschool yaitu dari usia 3 tahun sampai sekitar usia 5 atau 6 tahun banyak aspek-aspek perkembangan penting yang mengalami perubahan. Menurut Sanders (1997) aspek perkembangan yang mengalami perubahan adalah  berkaitan dengan keterampilan bahasa, perkembangan motorik baik keterampilan motorik halus maupun keterampilan motorik kasar, kemudian perubahan pada jenis permainan yang lebih kompleks yang melibatkan aturan, berbagi dengan orang lain dan bermain secara bergiliran. Sejalan dengan yang dikatakan oleh Sanders, Morison (2009) juga mengatakan bahwa pada masa preschool anak mulai belajar untuk menggunakan dan mengembangkan fungsi dari anggota badan. Masa ini merupakan waktu dimana ia belajar apa saja yang dapat dilakukan secara individual dan bagaimana cara melakukannya. Keterampilan motorik kasar yang dikembangkan pada masa ini adalah berjalan, berlari, melompat maupun memanjat. Sedangkan keterampilan motorik halus yang dipelajarinya adalah menggambar, mewarnai, melukis, menggunting dan menempel.

Berkaitan dengan perkembangan sosial dan emosionalnya, Morison (2009) mengatakan bahwa anak mulai belajar mengelola emosi dirinya atau seringkali disebut sebagai self-regulation. Ia mulai belajar bagaimana mengelola emosi dan perilakunya, menunda kesenangan, serta membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Di samping itu, perkembangan kognitifnya memasuki tahap pra-operasional, mereka belum layak untuk berpikir secara operasional. Karakteristik tahap ini adalah mulai mengembangkan kemampuan untuk menggunakan symbol, termasuk di dalamnya adalah bahasa.  Pola berpikirnya masih terpusat pada dirinya atau egocentric, serta berpusat pada satu ide ataupun pemikiran.

Salah satu perubahan yang cukup penting pada periode usia ini, menurut Sanders (1997) anak mulai menghabis waktunya di sekolah dan harus belajar untuk mengatasi perpisahan dengan orang tua mereka. Beberapa anak mengikuti kelompok bermain maupun playgroup dengan diantar oleh orang tua mereka. Di lain pihak, mereka mulai mengembangkan kemandiriannya sebagai keterampilan dasar sehari-hari atau keterampilan dasar merawat diri, seperti keterampilan dalam memakai dan membuka pakaian, belajar menjawab telepon, mengembangkan keterampilan makan di meja makan, serta belajar untuk mengambil, menyimpan dan merawat barang milik mereka sendiri

Sanders (1997)  juga menjelaskan bahwa pada masa ini adalah waktu dimana anak membutuhkan kesiapan untuk masuk ke sekolah. Anak-anak pra-sekolah menyukai buku dan mulai mengembangkan beberapa konsep dasar tentang huruf cetak sebagai dasar pembelajaran yang penting untuk keterampilan membaca. Keterampilan tersebut termasuk dalam mengeja kata dari kiri ke kanan, mengetahui letak di atas ataupun di bawah halaman, serta ide atau makna dari kata. Beberapa anak pra-sekolah belajar membaca sebelum mereka masuk  sekolah.

Selama masa ini, anak-anak juga mengembangkan pemahaman yang tepat mengenai jenis kelamin atau identitas gender mereka, serta mulai melihat dirinya sebagai seorang anak laki-laki ataupun anak perempuan. Mereka juga mulai menunjukkan perilaku tertentu yang sesuai dengan identitas kelamin mereka. Sanders (1997) juga mengungkapkan bahwa ada beberapa masalah yang sering terjadi pada anak-anak usia pra sekolah yaitu perilaku tidak patuh (disobedience) dan perilaku mengamuk (temper tantrums). Masalah yang  lainnya adalah mengatasi perilaku mereka ketika ada tamu dan ketika mereka menyela pembicaraan (interrupting). Selain itu, masalah berkaitan dengan proses makan juga sering muncul seperti perilaku yang sulit makan, hambatan dalam berlatih makan, serta mengembangkan interaksi antara orang tua dengan anak pada waktu makan. Di samping itu, orang tua juga memiliki masalah yang terkait dengan mengajari anak dalam menerima telepon serta bagaimana melatih anak untuk membereskan permainannya setelah digunakan oleh mereka. Masalah perkembangan lain yang juga perlu diatasi adalah ketika meninggalkan anak bermain dengan teman-temannya atau bersama saudaranya.

Pustaka :

Morrison, G.S. (2009). Early Childhood Education Today. Boston : Pearson Internasional Edition.

Sander, M.R (1997). Every Parent : A Positive Approach to Children’s Behaviour. Melbourne :  Addison Wesley Longman Australia Pty.Limited.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s